Yo .. Ayo! Lestarikan lingkungan ...

ad728
  • Breaking News

    Salah Memakai Celana Dalam Bisa Ganggu Kesehatan, Ini 5 Kebiasaan yang Keliru




    Perlu kita sadari bahwa masalah celana dalam pun bisa berpengaruh pada kesehatan jika dalam pemakaian keseharian kita tidak tepat. Kesalahan bisa terjadi dalam hal jenis, model, warna, ukuran, hingga bahannya.

    Bagaimana yang anda lakukan, apakah sudah tepat? Berikut beberapa kebiasaan menyangkut pemakaian celana dalam yang dapat mengganggu kesehatan seperti dilansir tribunews .com  :

    1. Pakai bahan celana dalam yang panas

    Bahan celana dalam terbaik adalah yang adem berpori dan menyerap keringat, seperti katun. Bahan celana dalam yang sintetis dan panas justru akan memerangkap keringat di permukaan kulit daerah intim.

    Lama kelamaan, kulit yang terus dibiarkan lembap akan menjadi tempat pertumbuhan bakteri dan jamur penyebab infeksi.

    2. Pakai celana dalam terlalu ketat

    Memakai celana dalam yang terlalu ketat juga akan memerangkap keringat di permukaan kulit organ intim dan membuatnya terus-terusan lembap.

    Selain itu, gesekan langsung antara bahan kain dan kulit yang terjadi berkelanjutan akan membuat selangkangan mudah lecet, perih, dan terititasi.

    Terlebih pada wanita menopause yang turut mengalami penipisan kulit vagina. Efeknya akan terasa lebih menyakitkan.

    3. Ladies, jangan sering- sering gunakan shapewear
     
    Tak sedikit wanita yang memilih pakai celana dalam jenis shapewear untuk memberikan tampilan perut rata. Shapewear adalah jenis celana dalam mirip korset yang dipakai sampai menutup pinggang.

    Celana dalam ini bisa menghambat sirkulasi darah di area tubuh bawah. Bahannya yang ketat juga akan sangat menekan panggul dan area vagina. Apalagi jika celana luar yang kamu pakai juga sama ketatnya. Bukan tidak mungkin celana ini bisa menyebabkan mati rasa atau kesemutan di sekitar pinggul ke bawah.

    Cara pakai shapewear yang sulit juga membuat kamu akhirnya malas untuk bolak-balik ke kamar mandi sehingga cenderung menahan pipis, dan itu tidak sehat.

    4. Pakai celana dalam yang sama lebih dari sehari

    Meskipun sepertinya masih bersih, namun tidak mengganti celana dalam setiap hari bisa menyebabkan kamu mengalami infeksi kulit.

    Lingkungan yang hangat dan lembab adalah tempat paling sempurna bagi pertumbuhan jamur. Maka dari itu, kamu harus mengganti celana dalam secara teratur setidaknya dua kali sehari agar organ intim selalu dalam kondisi benar-benar kering.

    Apalagi bagi orang yang memiliki banyak keringat. Area perut dan selangkangan bisa jadi lebih mudah basah dan lembab. Kalau tidak pakai celana dalam bersih yang baru, bisa-bisa jamur lebih cepat tumbuh.

    5. Pakai celana dalam kebesaran

    Jika celana dalam yang kamu pakai sering melorot berkali-kali walau baru bergerak sedikit, artinya ukuran celana dalam itu terlalu besar. Pilih ukuran pakaian dalam yang pas tetapi tidak terlalu ketat.

    Ukuran celana dalam biasanya akan berbeda dengan ukuran celana luar. Jadi, kamu tidak bisa menyamakan ukuran celana luar dengan celana dalam. Belum tentu celana luar ukuran M dan celana dalam juga ukuran M.







    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728